Kamu Harus Tau Kecepatan Jaringan 5G Di Jakarta 2021

Kamu Harus Tau Kecepatan Jaringan 5G Di Jakarta 2021

Kamu Harus Tau Kecepatan Jaringan 5G Di Jakarta 2021Duniaselular.comPada tahapan awalnya, layanan Jaringan 5G ada di enam titik di Jakarta, meliputi daerah Pantai Indah Kapuk (PIK), Pondok Indah, Kelapa Gading, perumahan Widya Chandra, dan daerah dan Tangerang Selatan seperti Bumi Serpong Damai (BSD) dan Alam Sutera.

Layanan jaringan Telkomsel 5G yang mulai diuji-coba semenjak akhir Mei lalu tawarkan kecepatan data transfer internet yang bermacam. Saat penelusuran jaringan pada 27 Mei 2021, Telkomsel janjikan data paket dengan kecepatan sampai 700 Mbps.

Berdasar eksperimen di atas lapangan yang sudah dilakukan ANTARA, kecepatan data paket untuk digunakan mendownload bervariatif antara 300-600 MBps.

Tes dilaksanakan di dua lokasi di Jakarta, pada Senin 7 Juni 2021. Lokasi pertama ada di teritori Widya Chandra, di bangunan belakang kompleks perkantoran Telkom Indonesia.

Berdasar hasil eksperimen memakai program Speedtest dari Ookla di handphone OPPO Reno 5 5G, kecepatan konektivitas 5G Telkomsel di teritori itu paling tinggi di angka 516 Mbps untuk kecepatan unduh (unduh), sementara yang paling rendah di 467 MBps. Kecepatan upload atau unggah sejumlah 79,7 MBps. Latency yang terarah adalah sejumlah 19 milidetik.

Kecepatan Jaringan 5G Kamu Harus Tau Kecepatan Jaringan 5G Di Jakarta 2021

Lokasi ke-2 sebagai tempat eksperimen adalah Terminal 3 Kehadiran Lapangan terbang Soekarno-Hatta, persisnya di gerai mini GraPARI. Di sini, kecepatan unduh paling tinggi sejumlah 574 MBps, paling rendah 337 MBps.

Kecepatan upload di range 74 MBps dan latency konektivitas  5G di tempat itu ada di angka 18 – 19 milidetik.

Kecepatan jaringan, termasuk 5G, pada sebuah tempat dipengaruhi berbagai faktor, satu diantaranya seberapa banyak perangkat yang terhubung jaringan di lokasi pada saat yang sama.

Sebagai pembeda, rata-rata kecepatan konektivitas 4G operator mobile di Indonesia sejumlah 17,33 MB per detik versi Speedtest Global Indeks di awal tahun ini.

Telkomsel mengeluarkan layanan jaringan  5G pada 27 Mei lalu, sebagai layanan 5G komersial pertama di Indonesia. Pada tahapan awalnya, Telkomsel 5G baru dapat dicicipi terbatas di enam lokasi di Jakarta dan sekelilingnya.

Ke enam lokasi itu selain dua lokasi tes ini hari adalah cluster pemukiman di Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, Bumi Serpong Damai dan Alam Sutera di Tangerang Selatan.

Untuk merasakan layanan Telkomsel 5G, warga harus memakai handphone yang memberikan dukungan konektivitas 5G di spektrum frekuensi 2,3 GHz dan beli paket Hyper 5G, yang sekarang ini baru ada untuk konsumen setia tertentu.

Untuk kamu yang begitu ingin tahu dengan jaringan 5G dan ingin mencoba jaringan yang digadang-gadang anti-buffering ini, berikut sejumlah bukti konektivitas 5G yang penting kamu kenali.Kamu Harus Tau Kecepatan Jaringan 5G Di Jakarta 2021

1. Latency super rendah atau ultra low latensi

Untuk beberapa orang, rasanya latensi jadi istilah yang kurang umum di dengar. Tetapi, pada jaringan 5G, istilah ini demikian kerap disebutkan.

Secara simpel, latensi adalah saat yang diperlukan data dari tempatnya berasal untuk sampai ke arah tempat maksudnya yang diukur dalam unit mili detik. Latensi sebetulnya tidak ada perbedaannya dengan istilah delay.

Hingga bila jaringan 5G menyebutkan bahwa mempunyai latensi super rendah, karena itu kamu tidak berasa terlambat saat memakai internet.

Terutama untuk kamu yang menyukai streaming atau mengupload video dengan kemampuan besar ke internet. Pasti semua aktivitas akan tertolong karena bisa selesai hanya dengan waktu yang singkat.

2.  Kecepatan internet hingga 20 GbpsKamu Harus Tau Kecepatan Jaringan 5G Di Jakarta 2021Mempunyai kecepatan internet sampai 20 Gbps, pasti begitu didambakan semua warga Indonesia. Kecepatan internet yang demikian tinggi akan menolong berbagai kegiatan warga.

Kecepatan internet pada jaringan 5G ini tidak terlepas dari ada tehnologi Sub-6 GHz dan mmWave. Ke-2  teknologi ini umumnya dipakai oleh beberapa negara yang telah terlebih dulu mengaplikasikan jaringan 5G di negaranya.

Teknologi Sub-6 GHz biasa digunakan untuk daerah pedesaan dan pinggiran kota, sedangkan untuk mmWave menjadi teknologi yang begitu cocok diterapkan di wilayah perkotaan. 

3. Jaringan 5G aman digunakan

Awalnya keberadaannya di sejumlah negara, jaringan 5G tidak terlepas dari beragam gosip tidak mengenakkan yang menyebar, satu diantaranya radiasi yang semakin besar dari penggunaan jaringan 5G. Tetapi, hal itu dibantahkan oleh riset yang sudah dilakukan pakar teknologi dari Inggris.

Howard Jones mengatakan gelombang yang ada di jaringan 5G telah melalui periode eksperimen dan seutuhnya aman dipakai oleh warga . Maka kamu tak perlu cemas kembali dengan rumor keamanan dari penggunaan 5G ini.

4. Sudah digunakan di 60 negara

Indonesia termasuk negara yang telat mengaplikasikan jaringan 5G. Ini karena semenjak 2019 lalu, beberapa negara telah terlebih dulu memakai jaringan 5G dan terdaftar telah ada 60 negara yang memakai jaringan 5G. Diprediksikan, jumlah negara yang memakai jaringan 5G terus akan semakin bertambah.

Kedatangan 5G di Indonesia memang demikian ditunggu-tunggu warga. Tetapi, untuk dapat menikmati jaringan 5G ini kamu perlu bersabar, karena selain Telkomsel dan Indosat Ooredoo belum ada provider yang lain yang sediakan jaringan 5G.